Jean-Baptiste Grenouille, anak haram yang lahir tanpa bau pada abad ke-18 di Perancis. Semasa ia kecil dari bayi hingga masa kanak-kanak, Grenouille selalu berpindah-pindah, Ia hampir dibunuh oleh ibunya, dibuang ke biara Saint-Merri, kemudian dibuang lagi ke Panti Asuhan Madame Gaillard. Sungguh beruntung, Madame Gaillard yang telah kehilangan kepekaan membaui, memandang Grenouille sebagai anak normal. Namun dibalik keanehan Grenouille yang tanpa bau, ia dikaruniai berkat penciuman yang luar biasa tajam.
"Misalnya minuman berwarna putih yang biasa disajikan Mada Madame Gaillard untuk anak-anak asuhnya setiap hari. Orang lain akan langsung akur bahwa itu susu, tapi indra penciuman dan pengecap Grenouille menegaskan hal yang berbeda setiap hari, tergantung seberapa panas saat disajikan, dari sapi mana susu itu berasal, apa yang dimakan sapi itu sebelumnya, jumlah kandungan krim dan seterusnya." (hlm.41 )
Sungguh sangat detail, semuanya langsung terbayang dan terkalkulasi di otak Grenouille, jenius memang. Ketika remaja Grenouille seakan tidak butuh teman. Ia terus saja Berkelana sendiri demi memenuhi hasrat pngetahuan akan wewangian Kemudian ia, Oleh Madame Gaillard, dijual sebagai budak pekerja penyamakan kulit.
